Lebih bebas, lebih luas, agar terhindar dari nyinyiran.
2:43:00 PM
Sosial media menurut saya adalah suatu ajang "pamer", pamer kebaikan, pamer kekayaan, pamer kesedihan, dll. Kenapa?
Karena beberapa followers saya di beberapa sosial media saya seperti itu, hay! saya mengakui kalo saya ada beberapa kali memang mempunyai niat seperti itu pula. hihihi.
Sosial media menurut saya seperti ajang "eh semua nih gue udah dapet ini, nih gue kaya gini dll", bukan begitu, bukan?
Membuat yang tak mampu merasa kecil, membuat yang mampu merasa ingin lebih. Membuat pertemanan merasa saling iri, membuat permusuhan semakin menjauh. Ada keinginan seperti saling "balap-balapan/ main tinggi-tinggian". Bukan begitu bukan?
Belum lagi sekarang sosial media berupa Path, kita bisa tahu siapa saja yang sudah melihat postingan kita, jadi ketika kita posting tetapi teman baikmu hanya sekedar melihat tanpa memberikan emoticon atau komentar, pasti ada pikiran yang macam-macam oleh kita, setuju?
Jadi, Tinggal bagaimana kita mengatur hati kita disaat melihat postingan-postingan teman-teman kita. Terima kah?
0 comments