In
Rumah Kedua
Kantor adalah saksi kehidupan kedua setelah rumah. Rumah Kedua.
Menyempatkan waktu untuk menjalin silaturahmi ditengah kesibukan kerja itu sangat mengasyikan. Jumat lalu saya menghadiri buka puasa bersama kantor suami, tak heran saya berada ditengah orang-orang pintar. Mereka sangat pintar, saya terlalu kagun akan mereka. Kenapa? Karena mereka orang-oramg pilihan dari ribuan yang ingin menjadi keluarga besar lembaga kantor suami saya. Tidak banyak diketahui orang dan sulit untuk menjadi bagian didalamnya. "Berani untuk tidak dikenal" begitu kata mereka. Jadi tidak salah kalo saya terlalu kagun oleh mereka apalagi suami saya.
Dan Jumat ini Alhamdulillah selesai buka puasa bersama dengan teman-teman departemen kantor saya. Lagi-lagi saya kagum dengan mereka. Saya berada ditengah para Engineer yang handal, yang telah mengerjakan proyek besar dari Yokohama mauoun dari Indonesia. Saya senang bisa menjadi bagian mereka, karena banyak ilmu yang saya dapart dari mereka.
Rumah Kedua saya ❤️

