Memulai Bahagia pada Langkah Kedua
5:13:00 PM
Assalamu'alaikum Readers,
Sebenarnya ngebut untuk banyakin postingan di alamat blog ini, hihihi.
Pokoknya, bakal update celoteh celotehnya disini aja ya, kalo di blog sebelah buat lagi sendu-sendu gimana gitu :D
Yap, Alhamdulillah terima kasih ya Allah atas segala kasih sayangMu, Allah mengabulkan Doa yang tiap hari dipanjatkan, Allah memudahkan Hajat yang setiap hari diminta kemudahannya, Allah melancarkan urusan yang tiap hari diminta kelancarannya. Semoga senantiasa rasa cinta ini terus kekal padaMu, agar aku tak mampu untuk tak bisa jauh dariMu.
Bersyukur? ya, karena dengan bersyukur semua akan terasa cukup.
Masih seputar cerita pengantin baru, dulu saya pernah posting ini di blog sebelah, monggo dibaca ulang Memulai Bahagia pada Langkah Kedua ,
Saya termasuk dalam kategori perempuan yang pemilih dan mudah Ilfeel, saya juga termasuk kategori perempuan yang deket dengan laki-laki lebih dari satu. Kalo dihitung selama perjalanan hidup saya mengenal cinta, dari cinta Monyet, cinta sok sok dewasa, cinta (yang ceritanya mau serius tapi ternyata enggak), sampe cinta "Friend zone" tapi itulah akhirnya saya cepat disadarkan Allah dengan keyakinan saya agar selalu bersyukur dengan apa yang ada di hidup saya sekarang. Saya memilih suami saya sekarang pun atas dasar rasa syukur, kalian pikir suami saya sempurna? Iman-nya? Keuangan-nya? Sikap-nya? segalagala-nya? Tidak begitu, tapi Allah menciptakan pintu syukur sebagai pintu saya dalam memilih dia sebagai suami saya. Bersyukur dengan apa yang ada didalam diri suami saya sekarang, bersyukur dengan apa yang suami saya mampu, kalo saya tidak memakai pintu syukur, bisa jadi saya akan terus melakukan perjalan panjang menjelajah ke banyak laki-laki, pedekate sana sini sampai saya menemukan yang "klop", padahal klop nya itu gak akan ada. Mau sampai kapan cari yang klop? Mau sampai kapan cari yang sama kaya yang kita ingin? Mau sampai kapan? Mau sampai kapan??
Kamu memang teriak ingin punya pasangan, tapi kamu belum membuka pintu syukur kamu sendiri. Kamu belum bisa menerima makhluk yang mana ciptaan RabbMu sendiri dengan Ikhlas, masih mau pilih-pilih? Ya, memang harus pilih-pilih, tapi ketika kita berada didalam pilihan, jangan lupa sertakan Cermin untuk berkaca pada diri kita sendiri. Pantaskah diri ini bersanding dengan dia??
Jangan pernah takut untuk berdoa, jangan pernah takut untuk meminta, sebab Allah tidak akan meninggalkan kamu dalam keadaan yg tidak kamu inginkan, sebab Allah tidak akan membiarkan kamu berlama-lama dalam kesepian, sebab Allah selalu mencintaimu dengan caraNya yang indah nan Rahasia.
Semoga Allah senantiasa memudahkan kita dalam hal apapun asal kita mengerti arti dari Pintu Syukur.
Wassalam,
0 comments