Lembar Baru
11:07:00 PMDiantara malam demi malam terlewati, hari-hari kemarin ku lalui, ada ambisi yang masih tertinggal bersamaan dengan asumsi sekitar yang melahirkan harapan, harapan berupa pemikiran, apa perlu aku kembali produktif bekerja di sebuah perusahaan kembali?
Saat itu, aku hanya pasrah, jika terjadi, artinya Allah meridhoi niatku.
Jika tidak, mungkin lebih baik saat itu aku menetap saja di rumah dan melanjutkan pengabdianku.
Pada akhirnya, Allah menjawab dan memberikan jalan cerita, ya, aku kembali bekerja.
Sejak hari ini, satu setengah tahun kembali bekerja di sebuah perusahaan yang dulu.
Ah, ini masih menjadi takdir ku bersama kantor ini yang sebentar lagi akan punya cerita baru.
Masa transisi yang tidak mudah ku jalani, memang.
Setelah hampir 2 tahun di rumah lalu kembali bekerja dengan diberikan lingkungan yang sepertinya jauh sekali dengan bayanganku. Maaf jika, bayangku masih mereka-mereka orang terdahulu yang saat itu ku tinggalkan, mereka-mereka yang pada saat hari terakhirku di kantor memberikan kalimat yang merajuk seakan menahan ku pergi dan meminta tulus untuk terus menetap saja disana.
Tapi bukannya hidup terus berjalan, bukan?
Bertemu dengan orang baru dengan karakter baru, membuat energi ku terkuras habis.
Tapi harus dijalani, bukan?
Sembari menyesuaikan kembali jobdes ku saat itu, kembali menjadi sekretaris di divisi yang berbeda.
Saat aku berusaha baik menjalani peranku di kantor, tapi banyak hari-hari yang ku anggap gagal.
Gagal karena sepertinya bukan aku yang mereka inginkan.
Aku yang mungkin saja tidak sesuai dengan latarbelakang mereka.
Tapi, aku mencoba untuk menasihati diri sendiri, bahwasanya.
Tidak apa jika memang kita tidak diterima, tapi tetap tunjukan kebaikan yang kita punya.
Karena niatku, memang bekerja karena Allah SWT.
Aku tidak menyimpan kepentingan lain selain, aku ingin produktif kembali bekerja di luar.
Semoga dari banyaknya halaman yang belum terlihat didepan, aku cuma ingin bekerja dengan tenang.
Itu saja.
0 comments