Wanita dan Mimpi

8:20:00 PM

Melihat dari postingan gw sebelumnya yakni kehidupan setelah resign dari kantor lama selama 6 bulan ternyata seru juga. Bangun pagi, urus rumah, bebenah, masak, baca buku, olahraga dan tentunya bisa totalitas urus suami. Rutinitas yang tidak membosankan sekali. Akan tetapi ada jiwa yang tak tahan tertidur lama harus seperti itu saja. Sisi lain dari gw yang memberontak dengan keadaan yang tidak bisa selalu berada di zona nyaman. Pada akhirnya, Allah memberikan kesempatan gw untuk kembali bekerja di instansi pemerintah. 

Lantas, kenapa gw selalu berambisi untuk kembali berkarir?

Untuk ukuran wanita dan juga seorang istri dan akan menjadi seorang Ibu, sangat berat menghadapi pilihan kehidupan yang sesuai dengan kodrat nya. Karena bekerja bagi wanita itu tidak wajib. Akan tetapi, membuat pilihan adalah bukan hal yang salah. Saling menghargai selalu menjadi selimut agar kita dapat mengerti makna dari semua pilihan yang sudah dipilih dan dijalani. 

Banyak wanita yang merangkap statusnya masih aktif bekerja dan berpenghasilan. Bekerja di kantor, berkarya di luar dll. Kegiatan-kegiatan mereka yang mereka cintai dan senangi adalah ladang mereka untuk selalu berada di jalan kebahagiaan. Kita tidak bisa saling judge satu sama lain, karena tidak ada yang boleh merasa lebih baik satu sama lain.

Gw pribadi merasakan bahwa menjadi wanita karir memang tidak mudah. Ketika gw memutuskan untuk kembali bekerja, banyak pilihan pula yang ada dikepala gw. Bekerja hanya sekedar mendapatkan gaji atau bekerja mendapatkan gaji dan mengejar posisi? Karena banyak sekali wanita menduduki jabatan yang tinggi dan tanggung jawab yang besar, mungkin mereka sudah sesuai dengan porsi kesediaan mereka. Ada juga para wanita yang tidak terlalu mementingkan posisi jabatan melainkan bekerja dengan baik dan mendapatkan penghasilan. Kedua pilihan itu yang masih belum dapat gw jawab saat ini. Mengingat perjalanan karir gw sampai saat ini, gw masih dijalan yang biasa-biasa saja. Bekerja dan mendapatkan gaji, hanya itu. 

Pada akhirnya yang paling penting bagi gw saat ini adalah bagaimana gw bekerja dengan baik dan lingkungan yang sangat nyaman untuk bekerja. Ketika semua faktor itu sudah baik, bekerja pun terasa ringan. 

Kembali kepada kenapa gw memutuskan balik ke dunia kerja?
Banyak mimpi yang masih terkubur. Banyak capaian yang harus dituju dan banyak harapan yang harus dijalani. 
Bagi gw, sebagai wanita harus tetap aktif, tapi harus dengan izin suami.
Karena kita tidak tahu dengan rahasia umur. Entah suami atau istri yang akan pergi mendahului.

Lalu, terkadang kita lupa, ternyata orangtua kita masih menaruh harapan kepada anak perempuannya untuk menjadi contoh adik-adiknya. Iya, itu ada di gw. 
Gw harus tetap berkarya untuk keluarga gw, mereka masih ingin melihat gw bekerja. 

Alhamdulillahnya, suami sangat mendukung segala mimpi dan aktifitas gw sekarang. Ini bagian dari rezeki Allah mengirimkan pendamping yang satu frekuensi dengan kita. 

Bagi kalian yang sedang dihadapkan pilihan, semoga Allah segera memberikan titik terang :)

"Pada akhirnya tidak ada yang bisa menjanjikan apapun kecuali kenyamanan dalam bekerja, lingkungan yang supportif dan kesempatan mewujudkan karya. Untuk yang mencintai zona nyaman, tetaplah menikmati. Untuk yang mencinta tantangan, bergegaslah berpindah. Yang perlu kita ingat, bekerja adalah bagian dari ibadah."



You Might Also Like

0 comments

Flickr Images

Subscribe