Lingkungan

1:23:00 AM

(M)Mureh.

Iya. Gue itu mureh banget. Mureh karena tiap gue baca buku, gue nonton film, gue denger cerita orang yang diluar sana meraih kesuksesan, gue mureh untuk nyontek proses mereka. 
Memang benar ya, ketika kita berada dilingkungan yang mostly satu orientasi, euphoria kita itu dapet banget loh.
Susahnya kalo lo lagi asik ngobrolin capain-capaian lo yang lo pengen ke orang yang gak punya capaian, lo bakal diketawain abis-abisan. Dan si orang ini merasa kita tuh gilak, seakan-akan si orang ini yang paling bener dengan hidupnya dengan asumsi "udeh lah lo gausah banyak mimpi, jalanin aja hidup lo..", Lain lagi kalo kita berhadapan dengan orang yang dasarnya udah dengan baik dan matang membuat rencana hidupnya. 
Contohnya, bagi gue pendidikan formal ataupun non formal itu penting. Memang tidak ada jaminan dengan record pendidikan yang baik orang itu akan sukses, atau sebaliknya. Sebenarnya sederhana, apapun pendidikan kita, pernah sekolah dimana, prestasi apa, kalo kita gak pandai membuat rules dari diri kita sendiri, kita bakal die diwaktu yang gak tepat. Back to ur self, again and again. Karena diri kita adalah nahkoda terbaik untuk mengarungi samudera yang sudah disediakan.
Atau ada beberapa orang yang beranggapan, pendidikan itu tidak hanya didapat dibangku sekolah, tapi dengan cara learning by doing bisa mendapatkan pelajaran sesungguhnya. Memang benar, tapi ada baiknya jika kita mampu menghargai orang diluar sana yang sudah mengorbankan waktunya, uangnya, tenaganya, otaknya untuk mengikuti pendidikan formal dengan tujuan yang berbeda-beda. 

Oke balik lagi tentang lingkungan sosial.

Gue punya temen waktu gue kuliah di UI. Si cantik ini semangatnya tinggi banget, dia gak mau ikut wisuda D3 demi belajar biar bisa masuk S1 di UI lagi. Akhirnya tercapai dia bis alanjut kuliah di UI. Temen gue ini punya banyak mimpi dan gue suka banget denger mimpi-mimpinya dia. Sekarang dia lagi hamiL dan masih suka cerita beberapa capaian yang belum dia capai. 
Ada lagi senior di kantor gue sekarang. Cantik dan mandiri. Satu orientasi berfikirnya tentang pentingnya dunia pendidikan dan berkarir. Gue suka cara berfikir dia yang luas. Dia pun juga punya mimpi yang logis. 
Yang kayak gitu sebenarnya lingkungan yang gue butuhkan. Saling menginfluence. Which is ketika lo gagal untuk meraih mimpi lo, masih banyak yang dukung lo bangkit lagi kejar mimpi yang lain. 

Mungkin mulai sekarang gue akan keras nge-filter pergaulan gue. Bukan niat untuk milih-milih, tapi untuk saat ini gue butuh yang satu perjuangan dengan semangat yang sama. Jadi ketika gue feeling down, there are so many people who will support me, anytime. 






You Might Also Like

0 comments

Flickr Images

Subscribe