If I had my life to live again, I will find you sooner.

10:59:00 AM

Kembali mengulas pstingan foto saya di Instagram pekan lalu yang hanya bertahan 5 hari di profile saya. Difoto tersebut saya menceritakan bagaimana saling mencintai dan dicintai.

Saya wanita yang lebih baik dicintai, karena dicintai adalah satu hal istimewa oleh pasangan, dibanding saya harus mencintai (lebih dahulu) ke pasangan. Saya pernah berada diposisi kedua itu, pernah mencintai juga dicintai. Tapi saya lebih nyaman untuk dicintai kemudian saya wajib mencintai. 

Dua kata yang berbeda, menurut saya terlalu lelah jika mencintai seseorang yang mana seseorang itu tidak mencintai kita. Karena kadar kecintaannya tidak akan sama seperti dicintai. Mencintai itu menyakitkan jika tidak dibalas dengan saling. Mencintai itu butuh pengorbanan jika tidak dibalas dengan kesetiaan. Mencintai itu mengharukan jika tidak dibalas dengan kejujuran. Mencintai itu melelahkan jika tidak dibalas dengan penghargaan. Mencintai itu mengecewakan jika tidak dibalas dengan keharmonisan. Tidak dibalas dengan yang seharusnya membuat mencintai tidak terlihat perannya. Dicintai, kita hanya butuh sebagai penerima dan pembalas agar saling cinta, saling menjaga kesetiaan, saling jujur, saling menghargai dan saling menjaga keharmonisan. 

Jangan memberatkan hati jika memang tidak siap mencintai, jangan menerima jika tidak ingin dicintai.

Duhai wanita,
Hati ini terlalu lemah dengan lisan laki-laki yang tegas pemikiran dan tindakan. Jangan terbuai oleh harapan yang menyesatkan dan kesengsaraan yang diberikan.

Saya berdoa kepada sahabat-sahabat saya disana yang sedang mengalami cobaan. Bersabar, karena halaman indah menunggu untuk dibuka dan dinikmati perjalanannya.

Dari awal saya bertemu dengan suami saya, memastikan suami saya mencintai saya dan tugas saya balik mencintainya. Sehingga timbul rasa saling diantara kita. Pelajari baik buruknya pasangan, sampai tercipta pula jalan keluar untuk saling menerima kekurangan dan membiarkan kelebihannya. 

Menjadi air ketika ada api, karena saling. Begitu istimewanya kata ini, saya dan suami saya sedang berjalan ke-sakinah, mawadah dan warrahmah atas nama cinta karena kami saling mencintai dan dicintai.

You Might Also Like

0 comments

Flickr Images

Subscribe